Tampilkan postingan dengan label jenis tabel top. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis tabel top. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Table top




Table top adalah bagian kitchen set yang berfungsi sebagai meja kerja untuk melakukan persiapan memasak. Material table top sendiri haruslah kuat, antigores, tahan panas dan air, serta memiliki permukaan yang mudah dibersihkan.

Terdapat 4 macam bahan table top: granit,marmer, fomatop,keramik.

Granit memiliki pilihan motif dan warna yang beragam sehingga membuat kitchen set terlihat berkelas, mewah, dan elegan. Karena terbuat dari bau alam, top table jenis ini lebih kuat  dan memberikan kesan dingin. Karena termasuk batu alam sehingga granit tidak mudah patah, tahan panas dan gores. Dibandingkan material dari batu alam lain, granit lebih praktis dirawat dan indah dipandang. Namun harganya relatif mahal dibandingkan jenis top table lainnya. Selin itu permukaan granit tidak rata karena adanya pori-pori, sehingga bila kotor akan sulit untuk membersihkannya.

Marmer memiliki permukaan yang lebih halus. Suhu marmer dingin, tahan terhadap panas, namun kelemahannya adalah mudah menyerap noda. Karena memiliki pori-pori yang lebih besar dari Granit pada permukaannya, sehingga kotoran dapat masuk ke dalam pori-pori yang dapat menumbuhkan bakteri. Selain itu, harga marmer relatif lebih mahal daripada granit.

Formatop adalah material sintetis mirip granit atau marmer yang terbuat dari campuran akrilik, polyesteresin, dan pigmen warna. Bahkan beberapa produsen membuat solid surface dengan 100% akrilik. Meskipun berbahan dasar plastik, tampilan solid surface memiliki motif dan warna seperti granit dan marmer.

Kemarik adalah bahan yang umumnya digunakan untuk lantai. Namun bahan ini coco dijadikan table top karena mudah dibersihkan karena pori-porinya yang rapat. Dan umumnya dipadu dengan cor beton untuk lebih kuat dan kokoh.

Jumat, 31 Maret 2017

Mengenal Macam Finishing Kitchen Set




Melapisi kitchen set Anda menjadi penting karena selain memperindah tampilan, finishing berfungsi untuk melindungi lapisan yang menjadi material dasar. Material utama dilindungi agar menjadi tahan lama dari berbagimacam kerusakan.  

Banyak bahan finisihing atau pelapis yang umunya dipakai untuk melapisi, namun pelapis terbagi menjadi  3 kategori saja:

1.      Transparan
Umumnya, pengguna tipe ini ingin mempelihatkan material dasar seperti guratan kayu yang dinilai memiliki keartistikan atau keindahan sendiri. Berikut adalah beberapa bahan yang umumnya dipakai untuk melapisi:
a.       Plitur
b.      Nitro Cellulose
c.       Mellamic
d.      Polyurethane (PU)
e.       Waterbased Lacquer

2.      Non-tranparan
Pelapisan ini tidak memperlihatkan material dasarnya, sehingga dapat dikatakan pelapisan ini 100% menutupi seluruh permukaan material. Berikut adalah beberapa bahan yang umumnya dipakai untuk melapisi:
a.       Cat Duco
b.      Laminate
c.       High Pressure Laminate
d.      Poly Vinyl Carbonate
e.       Decosheet

3.      Alumunium dan stainless steel
Kitchen set dengan bahan dasar aluminium dan stainless steel biasanya telah dipabrikasi berupa modul dengan ukuran tertentu sehingga dapat disesuaikan dengan lokasi pemasangan. Kelebihan bahan ini adalah tidak rapuh, mudah dibersihkan, ringan, serta warna yang menarik dan cocok untuk dapur modern atau higienis.